Who is your best friend, and why?
No one! :D
Apa si artinya “best friend”?
Posibility :
- orang yang bisa dipercaya.
- orang yang selalu ada buat kita.
- orang yang ada disebelah ktia baik suka ataupun duka.
- orang yang membantu kita ketika kita butuh pertolongan atau memikirkan nama kita ketika dia butuh pertolongan.
- orang yang membuat kita merasa tenang dan nyaman.
- dll.
- dkk.
- dst.
Simple quest : Tanya orang tua mu masing-masing, akan kah mereka bersedia mengisi posisi orang-orang diatas?
Kenapa harus tanya orang tua? Yang paling gampang gini, orang tua kita tahu apa yang kita makan, apa yang kita muntahin, apa yang kita bokerin, apa yang kita pelajarin, segede apa upil kita, se coklat apa kotoran kita, sekuning apa aer pipis kita, volume dan vibrasi ngorok kita, ampe segede dan semenjijikkan apa ketika kita lahir! *bedarah2, beurat2, beraer2.*
Faktah : kebanyakan orang yang menyandang gelar best friend bukan orang tua kita, dan/atau orang dari dalem lingkungan keluarga.
Asumsi : Kalaupun orang tua, atau orang dari lingkungan keluarga yang kita anggap sebagai best friend, dan kita telah memilih definisi best friend dari list diatas, seberapa baik si dia menjalankan posisi itu?
Contoh kasus : Kamu lagi ada utang, terus dia kebetulan punya uang buat dipinjemin, tapi kebetulan juga dia lagi punya utang, dan uang itu sebenrnya buat bayar utang dia yang jatuh tempo besok! Utang siapa yang bakal dia bayar duluan? utang mu pribadi atau utang best friend mu?
Worse scenario : *masi dengan asumsi bahwa best friend kita adalah orang tua atau keluarga sendiri*
Ibu dan bapak mu sedang ada masalah pribadi, dan entah apa pemicunya, masalah itu meledak dalam bentuk ibu dan bapamu saling memaki satu sama laen. Benar kah mereka masi akan memikirkan kepentingan mu? Benarkah mereka akan cuci muka dan tidur dulu malem ini, dan berencana membicarakannya baik2 dengan kepala dingin ketika kamu lagi ada acara diluar rumah? NGGAK MUNGKIN! lebih tepatnya NGGAK AKAN MUNGKIN!
Asumsi lagi : Seandainya best friend kita bukan orang tua atau sodara sendiri.
Contoh kasus : ya nggak usah mikir, orang tua mu sendiri aja nggak bisa jadi best friend, apa lagi orang laen? Yang nggak mengandung kamu selama 9 bulan, nggak ngeden dan hampir mati waktu ngeluarin kamu, nggak usah mikirin kamu akan makan apa hari ini, nggak pernah mikirin gimana caranya biar kamu tetep bisa bayar SPP sekolah bulan ini. Semengerti apa kah mereka tentang kamu? Menurut saya : SAMA SEKALI TIDAK MENGERTI KAMU!
Kesimpulan :
Hidup ini tidak adil? MEMANG!
Kita tidak bisa bergantung pada orang lain? BETUL!
Tidak ada orang yang bisa dipercaya? PERSIS!
Klarifikasi :
- Mu *singkatan kamu* : disini tidak menunjuk pada pembaca, tapi pada saya sendiri sebagai pengetik (mau bilang penulis koq ya nggak enak, kayaknya pengetik lebih tepat :D)
- Saya adalah bujangan berumur 20 tahun, masi kuliah dan hidup saya (sebagian besar) masi dibiayayi orang tua saya! Jadi bila anda berlatar belakang berbeda dengan saya, dan punya anggapan sendiri tolong share dengan saya!
- ini pertanyaan dari plinky dan saya nggak tau siapa yang ngarang, tapi saya bisa jamin kalo seandainya sewaktu2 orang nannya begini sama saya, jawaban saya akan sama! *at least sampe sesuatu mengubah sudut pandang saya. People change bibeh :D*